Harga Cacing Sutra

1 September 2020

Harga Cacing Sutra – Cacing sutra (Tubifex) merupakan cacing yang berukuran kecil dan berwarna merah kecoklatan. Cacing ini terbiasa hidup bersama dengan koloninya di perairan yang jernih. Ukuran sangat kecil mirip dengan rambut dengan panjang 1-3 cm. Cacing ini memiliki nama lain cacing darah atau cacing rambut. Hewan ini memiliki kandungan nutrisi yang baik (57% protein dan 13% lemak) sehingga dapat dijadikan pakan bagi ikan peliharaan. Berapakah harga cacing sutra yang Anda ketahui?

Kegiatan menambang cacing sutra banyak dilakukan oleh masyarakat. Setelah didapatkan dari sungai, cacing tersebut diolah menjadi cacing beku dan siap dijual sebagai pakan ikan.  Keunggulan dari pakan ini adalah kadar lemaknya rendah sehingga tidak menyebabkan ikan kelebihan makanan sehingga tetap kesehatannya terjaga. Harga cacing sutra beku ada 2 jenis, tergantung pada cara mendapatkannya yaitu alami (di sungai) atau budidaya.

Harga Cacing Sutra

Cacing Sutra Alami

Cacing jenis ini biasa didapatkan dari sungai yang memiliki aliran kurang deras dan agak keruh. Kekurangannya adalah cacing ini banyak mengandung pasir karena hidup di sungai dan cenderung memakan pasir yang ada di perairan. Biasanya cacing sutra dijual dengan harga Rp5000-7000 untuk setiap kaleng kecil berukuran 250 ml. Dengan begitu, harga cacing sutra per liternya adalah Rp20.000-28.000.

Harga Serupa:   Harga Tepung Udang

Cacing Sutra Budidaya

Harga cacing sutra perkilo dari hasil budidaya berkisar Rp20.000-48.000. Budidaya menghasilkan cacing yang lebih merah dan kandungan pasir dalam tubuhnya lebih sedikit dibandingkan cacing alami. Hasil budidaya lebih mahal daripada cacing alami. Sebenarnya proses budidaya cacing ini tidak bergantung pada cuaca, namun sayangnya masih sedikit yang membudidayakan. Hal ini menyebabkan pasokan tidak memenuhi permintaan sehingga harga menjadi tinggi. Harga cacing sutra untuk cupang berkisar Rp5000-10000.

Budidaya Cacing Sutra

Setelah Anda mengetahui harga cacing sutra di pasaran dan Anda tertarik untuk memulai bisnis cacing, sebaiknya Anda mempelajari lebih dalam terkait hal ini. Cacing sutra dapat berkembang lebih banyak di media budidaya dibandingkan pada habitat aslinya. Dibawah ini akan dibahas hal-hal dasar yang Anda perlukan sebagai pembisnis pemula cacing sutra.

Cara Budidaya Cacing Sutra

  1. Kolam kecil berukuran 1 x 2 m atau baskom-baskom untuk wadah budidaya. Anda dapat menyesuaikan dengan lahan kosong yang Anda miliki di rumah. Ketinggian air yang dibutuhkan berkisar 10-20 cm. Budidaya cacing sutra tidak membutuhkan debit air yang besar karena ukuran cacing sangat kecil.
  2. Menyiapkan media untuk budidaya cacing sutra dapat digunakan media lumpur yang dicampur bekatul atau kotoran ayam sebanyak 200-300 gr/m2. Kotoran ayam berfungsi sebagai sumber makanan bagi cacing sutra. Sebelum dicampurkan, kotoran ayam dijemur selama 6 jam agar gas yang dikandung hilang.
  3. Media difermentasi dengan cara direndam dengan air dan bakteri EM4 selama 3 hari. Dalam proses fermentasi juga perlu ditambahkan gula pasit. Fermentasi ini berberfungsi untuk meningkatkan kandungan N-organik dan C-organik yang baik bagi pertumbuhan cacing sutra.
  4. Menyiapkan o,5 liter bibit cacing yang dapat diperoleh dari alam. Bibit cacing harus disterilisasi dari patogen untuk menjaga kesehatan cacing. Cara mensterilisasinya adalah mengaliri cacing dengan air bersih. Pengairan dilakukan selama 2-3 hari.
  5. Setelah media selesai difermentasi, masukkan cacing sutra ke dalam media. Biarkan berkembang biar.
  6. Selama proses budidaya, media harus dialiri dengan air dengan debit 3 liter/detik. Pengairan ini penting untuk menjaga sirkulasi air sehingga mendukung pertumbuhan cacing sutra. Cara lain adalah menggunakan aerator. Aerator bisa Anda dapatkan di toko ikan hias dengan harga Rp30.000.
  7. Panen cacing sutra dapat dilakukan 1-2 minggu setelah bibit ditebar. Panen dilakukan menggunakan bantuan serok yang berlubang lembut atau dengan tangan. Panen dapat dilakukan dengan mudah apabila cacing muncul ke permukaan air.
  8. Hasil panen mencapai 30-50 gram/m2 atau 180-300 liter cacing sutra setiap minggu. Harga cacing sutra per kg berkisar Rp20.000-45.000. Harga tersebut memang fluktuatif, tergantung pada permintaan dan persediaan cacing sutra di pasaran.
  9. Jika Anda tidak melakukan panen dengan rutin, jumlah cacing dapat berkurang karena terjadi persaingan antar cacing. Persaingan tersebut dapat menyebabkan minimnya nutrisi dan ruang sehingga kematian sukar ditekan. Hindari proses panen yang tidak rutin dilakukan.
  10. Anda tidak perlu repot mencari pembeli. Ada pengepul cacing sutra yang membutuhkan cacing sutra dalam jumlah besar dan bersedia menerima dari petani cacing. Namun Anda juga dapat mempromosikannya melalui media sosial.
Harga Serupa:   Harga Samber Lilin

Dalam satu pekan Anda bisa mendapatkan keuntungan Rp300.000 dari harga cacing sutra. Jika Anda tidak berminat untuk menjadikannya sebagai ladang bisnis, cobalah membudidayakannya untuk keperluan pakan ikan kesayangan Anda. Terlebih perawatannya tidaklah rumit. Hal ini tentu saja sangat membantu Anda jika kebetulan stok cacing di toko sedang habis.

Daftar Harga Cacing Sutra

Jenis Cacing SutraHarga Cacing Sutrakemasan
Cacing Sutra AlamiIDR   5.000 s/d 7.000250 ml
Cacing Sutra AlamiIDR 20.000 s/d 28.000Per Kaleng
Cacing Sutra BudidayaIDR 20.000 s/d 48.000Per Kg
Cacing Sutra CupangIDR    5.000 s/d 10.000
Harga Serupa:   Harga Kandang Hamster

Contoh Gambar Cacing Sutra

Harga Cacing Sutra Per Kg

Budidaya Cacing Sutra Tanpa Air Mengalir

Anda saat ini sedang membaca Harga Cacing Sutra update terbaru hari ini, temukan list harga serupa pada kategori artikel berikut ini Harga Hewan atau lihat juga di kategori seputar Teknologi, Game, Kesehatan, Fashion & Kecantikan, Otomotif, Review Produk, Bisnis, Properti, Traveling & Tempat Wisata, Asuransi & Ekonomi serta Entertainment. Informasi lain bisa di cek di Listhargaterbaru.com